Kelompok
>> Sunday, March 31, 2013
KELOMPOK
adalah sekumpulan orang/individu yang terorganisir, dengan kesamaan kegiatan
dan tujuan yang sama. Maka, imbasnya, tujuan kelompok hendaknya ditentukan
bersama-sama. Sebagai titik awal dalam membangun kelompok, tujuan kelompok
adalah arah bagi berjalannya kelompok dalam melakukan aktifitas atau kegiatan
yang akan dilakukan, dan ini menjadi begitu penting dalam membangun kelompok.
Hal
kedua yang menjadi penting dalam pembangunan kelompok adalah bagaimana
melanggengkan atau mengupayakan eksisnya suatu kelompok. Tentang ini, sangat
ditentukan oleh individu-individu yang ada dalam kelompok itu sendiri. Untuk
itu, yang harus dimiliki individu-individu yang berkelompok adalah adanya
sebuah ikatan sosial diantara mereka yang diharapkan akan menimbulkan rasa
kepemilikan dan kepedulian individu pada kelompok yang telah didirikan.
Model pembentukan suatu
kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal
sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan
banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.
Tahap 1 - Forming
Pada tahap ini kelompok
baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk
bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling
mengenal dan belum saling percaya.
Tahap 2 - Storming
Kelompok mulai
mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka
membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok
saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing.
Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk
pada tahap ini.
Tahap 3 - Norming
Terdapat kesepakatan dan
konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas.
Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat
kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.
Tahap 4 - Performing
Kelompok dalam tahap ini
dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang
tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu
sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.
Tahap 5 - Adjourning dan
Transforming
Tahap dimana proyek
berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap
mana pun ketika mereka mengalami perubahan.
Team work bisa diartikan
kerja tim atau kerjasama, team work atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja
kelompok dengan keterampilan yang saling melengkapi serta berkomitmen untuk
mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya untuk mencapai tujuan bersama
secara efektif dan efisien. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan
berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencapai tujuan bersama.
Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula
tujuan dari pribadi yang paling populer di tim.
Dalam sebuah tim yang
dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandeng-tangan menyelesaikan
pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli
dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang
dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.
Saling mengerti dan
mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan
pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan
antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu.
Bila tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu, bahkan dalam satu tim bisa
jadi berasal dari latar belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan
pula perselisihan. Makanya sangat penting untuk menyadari bahwa kebersamaan
sebagai anggota tim di atas segalanya.
Sementara untuk
membentuk dan membangun team work yang solid, tentu tidak semudah kita
membalikan telapak tangan, team work yang solid akan menciptakan hasil yang
maksimal dalam suatu tim tersebut. Ada beberapa poin-poin penting yang harus
diketahui atau perlu di mengerti demi kebersamaan dalam sebuah team work yang
baik, adapun poin-poin tersebut adalah sebagai berikut :
1. Teamwork adalah
kerjasama dalam tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.
2. Sama-sama
bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.
3. Filosofi
teamwork: ‘Saya mengerjakan apa yang anda tidak bisa dan anda
mengerjakan apa yang saya tidak bisa’.
4. Ketika
berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparment harus
disingkirkan.
5. Dalam
teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.
6. Keragaman
individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi minus jika
tidak ada saling pengertian.
7. Saling
pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi modal
sukses bersama.
8. Jika
setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan
segera terealisasi.
9. Individu
yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team. Bayangkan
jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama
bermuara kemana?
10. Keahlian
masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat
proses pencapaian target.
11. Kendalikan
ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemutusan
kerjasama.
12. Dengan
pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target tidak
perlu waktu yang lama.
13. Ingatlah
selalu bahwa: ‘Teamwork makes the dream work’.
Sumber:

0 comments:
Post a Comment