Powered by Blogger.

Tulisan tentang Manusia dan Harapan

>> Sunday, July 8, 2012

“Orang bijak selalu menemukan jalan untuk setiap persoalan yang dihadapinya. Sementara orang bodoh selalu menemukan alasan untuk membenarkan dirinya dalam setiap persoalan yang ada.”
Dewa Klasik Alexander
Wajahnya sering merasakan panasnya terik matahari disiang bolong. Namun aku selalu terpesona dengan kecantikannya yang alami. Senyuman manisnya selalu menghiasi wajahnya. Senyuman yang membuat siapa pun setuju kalau dia adalah gadis yang cantik. Tak ada yang istimewa dari penampilannya. Namun siapa pun yang mengenalnya pasti mengetahui kalau dia bukan gadis yang biasa-biasa saja. Aku sendiri bingung, kecerdasannya diatas rata-rata dan wawasannya sangat luas meski usianya baru menginjak empat belas tahun.
Namanya Sheila. Nama yang sangat sederhana. Dia merupakan salah satu murid terpintar di tempat aku mengajar. Tidak hanya pintar tapi juga rajin. Sehingga tidak heran kalau banyak murid dan guru yang menyukainya.
Aku tidak pernah menemukan dia bersenda gurau dengan teman-temannya sepulang sekolah. Begitu bel berbunyi dia langsung berlari meninggalkan ruang kelas. Aku selalu memperhatikan Sheila setiap pulang sekolah. Dia berlari dan terus berlari sampai ke rumahnya. Dia tidak menghiraukan teriknya panas matahari disiang bolong. Demikian juga dengan keringat yang bercucuran diwajahnya. Baginya sepulang sekolah dia harus langsung bergegas pulang ke rumahnya secepat mungkin.
Aku memutuskan untuk mencari tahu penyebab Sheila selalu terburu-buru untuk pulang ke rumahnya. Aku penasaran dengan tingkahnya itu. Ada apa gerangan?
******
Rabu, 18 Agustus 2010
Aku bersembunyi di balik pagar tanaman yang mengelilingi rumah tua milik Sheila. Mungkin lebih tepat disebut sebuah gubuk kecil yang sudah hampir roboh. Aku mengetahui rumah Sheila setelah sehari sebelumnya aku mengikutinya dari belakang tanpa sepengetahuannya. Dari tempat persembunyianku, aku mendengar suara langkah kaki Sheila yang bergegas masuk kerumahnya. Dengan gaya mirip seperti maling aku menghampiri rumah tua tersebut.
“Kak, kenapa bajunya kotor?”
“Tadi pagi di sekolah ada anak yang tidak sengaja …..”
“Aku ngga mau ke sekolah dengan baju kotor seperti ini,” potong suara tersebut dengan nada yang tinggi.
Aku mencoba melihat dari sela-sela dinding apa yang sedang terjadi.
“Sandra, jangan hanya karena noda baju itu kamu ngga mau sekolah.”
“Tapi kak…”
Hening. Tak ada suara.
“Aku capek setiap hari menunggu kakak pulang sekolah. Sampai kapan aku harus memakai baju sekolah kakak? Aku malu setiap hari hampir telat, kak. Kapan aku punya seragam sendiri?”
“Sabar ya, kakak lagi ngumpulin duit biar kamu bisa punya seragam sendiri. Semuanya akan indah pada waktunya. Percayalah!”
“Kak, aku sudah ngga tahan seperti ini. Kalau bukan cita-citaku menjadi dokter mungin aku sudah menyerah.”
“Menyerah seolah-olah adalah pilihan terbaik tapi sebenarnya itu adalah kekalahan bagi kita. Tentu saja, menyerah kelihatannya merupakan sebuah solusi yang terbaik daripada melakukan sesuatu dengan resiko yang besar dan hasil yang tidak jelas. Tapi ingatlah penderitaan dari kekalahan akan jauh lebih besar daripada perjuangan untuk menyelesaikannya. Jangan pernah menyerah karena orang tua kita tidak pernah mengajarkan itu kepada kita berdua. Mungkin kita miskin tapi kita harus percaya, orang miskin seperti kita juga punya hak untuk sukses.  Seorang yang akhirnya menjadi pemenang adalah seorang yang memutuskan untuk menang. Berikan dalam kehidupanmu apa yang terbaik yang kamu bisa dan kehidupan akan memberikan kembali hal yang terbaik padamu.
Jantungku seperti tertusuk benda tajam. Sekarang aku mengerti kenapa Sheila selalu buru-buru untuk pulang ke rumahnya. Sandra, adiknya selalu menunggu kepulangan Sheila. Menunggu untuk memakai seragam yang dikenakan oleh Sheila. Sekarang aku juga baru tahu kenapa aku sering melihat Sandrasering menerima hukuman dari guru yang mengajar dikelasnya.
Kini aku kembali mendengar suara langkah kaki yang berlari. Sandra berlari sekuat tenaga menuju ke sekolah agar tidak telat. Aku salut dengan Sheila dan Sandra yang usia mereka terpaut satu tahun tersebut. Hari ini aku belajar satu hal dari mereka, “Orang bijak selalu menemukan jalan untuk setiap persoalan yang dihadapinya. Sementara orang bodoh selalu menemukan alasan untuk membenarkan dirinya dalam setiap persoalan yang ada.” Semangat mereka untuk bersekolah membuatku tambah bersemangat untuk mengajar tanpa pamrih.
*******
TAMAT

sumber:  http://fiksi.kompasiana.com/prosa/2010/08/25/semangat-sheila-dan-sandra-sebuah-kisah-motivasi-dan-inspiratif-untuk-anda/

Read more...

Tulisan Tentang Manusia dan Kebudayaan

Mama ngga suka kamu bergaul dengan orang pribumi!” ucap nyokap gua ketika gua menghempaskan tubuh di sofa yang ada di ruang keluarga.

Gua hanya diam. Lagi dan lagi mama mempermasalahkan sesuatu yang menurut gua bukan sebuah masalah apa lagi sebuah malapetaka yang sangat berbahaya.
“Ma… Kenapa sih mama harus melihat dan menilai seseorang dari sukunya?” gua bertanya dengan penuh hati-hati sambil menatapnya.
“Pokoknya mama ngga suka. Titik!” Balasnya lalu meninggalkan gua sendiri.
Ah… Mama gua masih menyimpan dendam yang berbalut sebuah kemarahan.
Apa lagi dengan salah satu contoh kerusuhan rasial yang paling dikenang masyarakat Tionghoa Indonesia yaitu Kerusuhan Mei 1998. Pasti kita semuanya udah tau tentang peristiwa ini.
Pada kerusuhan ini banyak toko-toko dan perusahaan-perusahaan dihancurkan oleh amuk massa, terutama milik warga Indonesia keturunan Tionghoa. Konsentrasi kerusuhan terbesar terjadi di Jakarta, Bandung, dan Solo. Terdapat ratusan wanita keturunan Tionghoa yang diperkosa dan mengalami pelecehan seksual dalam kerusuhan tersebut. Sebagian bahkan diperkosa beramai-ramai, dianiaya secara sadis, kemudian dibunuh. Dalam kerusuhan tersebut, banyak warga Indonesia keturunan Tionghoa yang terbunuh, terluka, mengalami pelecehan seksual, penderitaan fisik dan batin serta banyak warga keturunan Tionghoa yang meninggalkan Indonesia.
Sampai bertahun-tahun berikutnya Pemerintah Indonesia belum mengambil tindakan apapun terhadap nama-nama besar yang dianggap provokator kerusuhan Mei 1998. Bahkan pemerintah mengeluarkan pernyataan berkontradiksi dengan fakta yang sebenarnya yang terjadi dengan mengatakan sama sekali tidak ada pemerkosaan massal terhadap wanita keturunan Tionghoa disebabkan tidak ada bukti-bukti konkret tentang pemerkosaan tersebut.
Sebab dan alasan kerusuhan ini masih banyak diliputi ketidakjelasan dan kontroversi sampai hari ini. Namun demikian umumnya orang setuju bahwa peristiwa ini merupakan sebuah lembaran hitam sejarah Indonesia, sementara beberapa pihak, terutama pihak Tionghoa, berpendapat ini merupakan tindakan pembasmian orang-orang tersebut.
Gua seharusnya benci dengan mereka yang menamakan diri mereka kaum pribumi. Gua seharusnya memiliki kepahitan yang dalam. Tapi gua ngga melakukannya. Gua memilih mengampuni dan melupakan semuanya. Tapi gua bingung kenapa gua tetap saja menjadi sosok yang ngga dianggap sebagai orang Indonesia! Kalo mengingat kejadian Mei 1998, hati gua rasanya ingin hancur berkeping-keping.
Gua masih ingat kerusuhan mei 1998 yang merupakan kerusuhan yang terjadi di Jakarta pada 13 Mei15 Mei 1998 dan  juga terjadi di beberapa daerah lain. Kerusuhan ini diawali oleh krisis finansial Asia dan dipicu oleh tragedi Trisakti di mana empat mahasiswa Universitas Trisakti ditembak dan terbunuh dalam demonstrasi 12 Mei 1998 Elang Mulya, Hafidin Royan, Hendriawan Sie danHery Hartanto, empat Mahasiswa Trisakti, Jakarta yang gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998.
Banyak toko-toko dan perusahaan-perusahaan dihancurkan oleh amuk massa, terutama milik warga Indonesia keturunan Tionghoa. Ratusan wanita keturunan Tionghoa yang diperkosa dan mengalami pelecehan seksual dalam kerusuhan tersebut. Sebagian bahkan diperkosa beramai-ramai, dianiaya secara sadis, kemudian dibunuh. Dalam kerusuhan tersebut, banyak warga Indonesia keturunan Tionghoa  yang meninggalkan Indonesia. Tak hanya itu, seorang aktivis relawan kemanusiaan yang bergerak di bawah Romo Sandyawan, bernama Ita Martadinata Haryono, yang masih seorang siswi SMU berusia 18 tahun, juga diperkosa, disiksa, dan dibunuh karena aktivitasnya. Ini menjadi suatu indikasi bahwa kasus pemerkosaan dalam Kerusuhan ini digerakkan secara sistematis, tak hanya sporadis.
Amuk massa ini membuat para pemilik toko di kedua kota tersebut ketakutan dan menulisi muka toko mereka dengan tulisan “Milik pribumi” atau “Pro-reformasi”. Hal yang memalukan ini mengingatkan seseorang kepada peristiwa Kristallnacht di Jerman pada tanggal 9 November1938 yang menjadi titik awal penganiayaan terhadap orang-orang Yahudi dan berpuncak pada pembunuhan massal atas mereka di hampir seluruh benua Eropa oleh pemerintahan Jerman Nazi.
Waktu itu gua masih 10 tahun.  Masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Gua tidak akan pernah lupa wajah koko, cici dan papa gua yang menjerit minta tolong. Dari balik jendela kamar gua melihat mereka dihabisi tanpa belas kasihan. Cici gua ditarik lalu ditelanjangi dan diperkosa secara bergilir! Sementara koko dan papa gua yang tak berdaya diikat didalam mobil yang kemudian dibakar. Ketiganya meninggal dunia dengan sadis ketika hendak masuk ke dalam rumah. Gua melihat wajah mama hanya menangis.
Toh, yang menjadi korban bukan hanya keturunan Tionghoa saja. Ada juga tuh toko, rumah atau mobil milik kaum pribumi yang dirusak, dijarah atau dibakar.
Satu hal yang pernah papa gua ajarkan ke gua adalah “jangan membalas kejahatan dengan kejahatan dan kasihi musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu serta berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu.”
Itu alasan kenapa setelah tamat SMP, gua memutuskan untuk masuk ke SMA Negeri. Meski awalnya, mama tidak setuju. Setiap kali gua dipanggil “si mata sipit” atau “si anak Cina”, gua hanya tersenyum. Lambat laun gua lebih banyak memiliki teman pribumi daripada keturunan Tionghoa. Berlanjut sampai saat ini dimana gua kuliah di Universitas Trisakti yang kini menjadi salah satu universitas terkenal di Indonesia juga merupakan salah satu sumbangsih warga Tionghoa di Indonesia. Pada tahun 1958, universitas ini didirikan oleh para petinggi Baperki yang kebanyakan keturunan Tionghoa salah satunya yaitu Siauw Giok Tjhan, pada tahun 1962 oleh Presiden Soekarno nama universitas gua ini diganti menjadi Universitas Res Publika hingga 1965 dan sejak Orde Baru, universitas ini beralih nama menjadi Universitas Trisakti hingga sekarang.
Gua tahu kalau mama gua masih dendam dengan kaum pribumi. Tapi bagi gua ngga ada gunanya menyimpan dendam. Bukankah memelihara dendam karena orang lain menyakiti hati kita adalah seperti menelan racun sambil berharap orang lain yang akan mati. Bagi gua kerusuhan mei 1998 bukan masalah kaum pribumi membenci keturunan Tionghoa. Tapi individu-individu yang ‘kehilangan’ hati nuraninya. Bukan tugas gua untuk menghakimi mereka. Kalau pun pemerintah tidak atau belum mengambil tindakan apa-apa kepada para provokator alias biang kerusuhan tersebut, ada Yang Maha Kuasa yang akan menghakimi dan menghukum mereka kelak.
Hari ini gua bersama beberapa beberapa teman gua berkumpul di rumah salah satu teman untuk mempersiapkan unjuk rasa damai sebagai ketidaksetujuan kami akan niat Pastor Terry Jones untuk membakar Al-Quran. Meski gua seorang nasrani tapi bukan berarti gua setuju dengan tindakan Pastor Terry Jones.
Gua sering menemukan, kalau di satu Gereja di luar Gereja Katolik. Kalau Gembala atau pendetanya keturunan Tionghoa maka bisa dipastikan mayoritas jemaatnya adalah keturunan Tionghoa juga dan sebaliknya. Tapi ngga semuanya loh! Kalau jalan ke mal, gua juga akan menemukan hal yang sama.  Gua kalo jalan-jalan ke Taman Anggrek Mal, Citra Land, Puri Mall, Pluit Junction Mal atau Centrak Park Mal , serasa ada di Singapura. Dimana-mana keturunan Tionghoa. Berbeda kalau gua ke Pasar Tanah Abang, Blok M, Grand Indonesia Mal, Pondok Indah Mal atau Cilandak Town square. Biasanya penonton bioskop XXI dan Blitzmegaplex adalah keturunan Tionghoa, Bule, Timur tengah atau India, jarang pribumi. Sementara bioskop 21 didominasi oleh penonton kaum pribumi. Tanya kenapa? Gua juga ngga tau.
Sejujurnya gua rindu sosok seperti Almarhum Gusdur yang tidak mempermasalahkan perbedaan. Bukan hanya sekadar opini tapi dibuktikan dengan tindakan nyata. Ah, Siapa gerangan yang akan tampil seperti sosok beliau?
“Eh, Cina! Ngapain loe ikut-ikutan?” tanya salah seorang yang belum gua kenal. Mungkin dia temannya teman gua. Atau anak dari kampus lain sehingga gua ngga mengenalnya demikian juga sebaliknya.
” Asal loe tau aja, gua emang Cina! Tapi gua orang Indonesia karena gua lahir di Indonesia. Dengar baik-baik, orang Tionghoa yang berkewarganegaraan Indonesia digolongkan sebagai salah satu suku dalam lingkup nasional Indonesia, sesuai Pasal 2 UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Jadi gua itu orang Indonesia!” ucap gua dengan tegas dan berusaha berbicara dengan nada bersahabat.
Ah, gua kadang muak juga dibilang Cina! Kenapa sih karena mata gua yang sipit, kulit gua yang putih dan rambut gua yang lurus selalu jadi alasan kalo gua itu tetap Cina. Bukan orang Indonesia. Secara fisik gua perhatikan, gua ngga ada jauh bedanya ama pribumi seperti teman-teman gua adari suku Dayak atau Manado! Kadang gua bertanya dalam hati, “apa salah gua kalo gua terlahir sebagai keturunan Tionghoa dan besar di Indonesia?”
Ini bagian yang gua paling suka. Kalo ada individu yang menyerang gua karena gua keturunan Tionghoa maka mulut gua akan komat-kamit dengan sejarah.
“Loe kenal Soe Hok Gie yang ikut mendirikan MAPALA UI? Dia menulis kritik-kritik yang keras dikoran-koran, bahkan kadang-kadang dengan menyebut nama. Dia pernah mendapat surat-surat kaleng yang antara lain memaki-maki dia sebagai “Cina yang tidak tahu diri, sebaiknya pulang ke negerimu saja”. Dia berjuang untuk Indonesia dengan caranya sendiri. Gie pernah mengatakan patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Dan itu yang gua lakukan sekarang! Jadi jangan mempermasalahkan kehadiran gua disini hanya karena gua keturunan Tionghoa.”
Gua diam. Ah… Kenapa banyak yang melihat fisik gua? Bukan patriotisme dalam diri gua?
Gua melangkah pergi lalu mencari ruang untuk menyendiri. Air mata gua jatuh. Gua menangis bukan karena gua sering dijuluki “si anak cina”.
Empat jam yang lalu.
“Michael… Hubungan kita harus berakhir!” ucap Amelia lewat handphone.
“Kamu ngga sedang bercandakan?”
“Aku serius!”
“Tapi kenapa? Kita sudah dua tahun jadian dan kita sudah saling mengenal antara satu sama lain.”
“Karena kamu cina dan aku pribumi!”
Ah…. Gua benci bagian ini. Keluarga Amelia tidak bisa menerima gua hanya karena gua Cina. Sementara mama dan keluarga gua ngga bisa menerima Amelia hanya karena dia pribumi meski kami memiliki keyakinan yang sama.
Kenapa Tionghoa harus menikah dengan Tionghoa dan pribumi dengan pribumi?
Gua emang keturunan cina 100% karena kakek buyut gua datang langsung dari negeri bambu sono, tapi maaf, gua bukan orang orang Cina karena gua lahir di Indonesia, gede, makan sampai buang hajat di Indonesia. Darah gua merah, semerah darah orang Indonesia dan tulang gua putih, seputih kaum pribumi.
Ngga ada yang salah, baik itu Cina, Jawa, Batak atau suku lainnya. Otak kita semua yang salah. Mentang-mentang ada orang Cina belagu sedikit, langsung dicap “Orang sipit begitu yee”, padahal temen satu ras yang jauh lebih sombong didiemin saja… Mentang-mentang pribumi itu malas “Orang sini kayak gitu yaa”, padahal temennya satu ras yang jauh lebih malas ngga diapa-apa! Ini bukan masalah Chinese, Batak, Ambon, jawa, atau suku… Ini masalah sifat dan perilaku… Malas, sombong, mental kacung, dan sebagainya itu SIFAT, bukan RAS… Orang Cina juga ada yang malas, orang pribumi juga ada yang rajin. Ngga semua orang Cina itu kaya secara materi, ada kok yang menjadi nelayan, petani, buruh bahkan pedagang kaki lima. Ngga percaya? Telusuri aja di Bangka Belitung, Kalimantan seperti singkawang atau di daerah Banten.
Setahu gua, bukti keramik yang banyak ditemukan di Indonesia yakni pada masa Yuan yang berkuasa pada tahun 1279 sampai 1368, bisa saja orang Cina sudah ada di Indonesia sebelum masa Dinasti Yuan. Cheng Ho yang terkenal sebagai pelaut ulung datang ke Jawa dan Sumatra pertama kali, Pada tahun 1405 sampai 1407. Ong Hok Ham, seorang Sejarawan dari Universitas Indonesia mengatakan bahwa pembagian pola migrasi orang Cina terbagi dua yakni yakni Cina Jawa dan Cina Sebrang. Cina Jawa datang sebagai individu atau kelompok kecil, Pemukiman Cina hanya didaerah Jawa, Cina Sebrang datang dengan berkelompok atau istilah sekarang transmigrasi, mereka menempati wilayah seperti Sumatra, Pontianak Semenanjung Malaya dan lainnya.
Pembedaan lain dari segi bahasa biasanya memakai istilah Cina totok dan Cina Peranakan. Cina peranakan adalah orang cina yang lahir di Jawa, tetapi tidak bisa berbahasa Cina, sedangkan Cina Totok adalah Orang Cina yang baru datang dari Cina dan tidak bisa berbahasa Indonesia.
Setahu gua juga, golongan Tionghoa turut memfasilitasi terjadinya Sumpah Pemuda, dengan dihibahkannya gedung Sumpah Pemuda oleh Sie Kong Liong dan ada beberapa nama dari kelompok Tionghoa sempat duduk dalam kepanitiaannya itu, antara lain Kwee Tiam Hong dan tiga pemuda Tionghoa lainnya.
Sin Po sebagai koran Melayu Tionghoa juga sangat banyak memberikan sumbangan dalam menyebarkan informasi yang bersifat nasionalis. Lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh W.R. Supratman pertama kali dipublikasikan oleh Koran Sin Po. Sebelumnya, Pada 1920-an harian Sin Po memelopori penggunaan kata Indonesia bumiputera sebagai pengganti kata Belanda inlander di semua penerbitannya. Langkah ini kemudian diikuti oleh banyak harian lain. Sebagai balas budi, semua pers lokal kemudian mengganti kata “Tjina” dengan kata Tionghoa. Pada 1931 Liem Koen Hian mendirikan PTI, Partai Tionghoa Indonesia dan bukan Partai Tjina Indonesia.
Pada masa revolusi tahun 1945-an kita menyaksikan perjuangan Mayor John Lie yang menyelundupkan barang-barang ke Singapura untuk kepentingan pembiayaan Republik. Selain itu ada pula tokoh lain seperti Djiaw Kie Siong memperkenankan rumahnya di pakai untuk rapat mempersiapkan kemerdekaan oleh Bung Karno dan Bung Hatta pada tanggal 16 Agustus 1945. Di Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang merumuskan UUD’45 terdapat 5 orang Tionghoa yaitu; Liem Koen Hian, Tan Eng Hoa, Oey Tiang Tjoe, Oey Tjong Hauw, dan Drs.Yap Tjwan Bing. Liem Koen Hian meninggal dalam status sebagai warganegara asing, padahal ia ikut merancang UUD 1945. Dalam perjuangan fisik sebenarnya banyak pahlawan dari Tionghoa yang terjun namun sayangnya tidak banyak dicatat dan diberitakan. Tony Wen adalah orang yang terlibat dalam penurunan bendera Belanda di Hotel Oranye Surabaya.
Kita semua lahir di indonesia, tumbuh di indonesia, dibesarkan di indonesia, makan dari hasil tanah indonesia, bahasa yang kita pakai bahasa indonesia, tanah yang kita pijak tanah indonesia, kita berwarga negara indonesia… Kenapa harus mempermasalahkan Cina dan pribumi ?
Dari kejauhan gua mendengar sebuah lagu yang mengudara lewat radio.
Siapa tidak mengakui perbedaan
Tidak pernah diajari di skolahan
Semua orang macam2 diciptakan
Cakep atau jelek smua punya perasaan
Ada orang Batak, ada orang Jawa
Ada orang Ambon, ada juga orang Padang
Ada orang Menado, ada orang Madura
Ada orang Papua, nggak disebut jangan marah
* Apakah yang dapat menyatukan kita
salah satunya dengan musik
Dangdut is the music of my country
Reff :
Dangdut is the music of my country, my country, of my country
Dangdut is the music of my country, my country, of my country
Aaaaa, oh my country
Kalo ngaku ngerti tentang persatuan
Mengapa adu domba mudah dilakukan
Kenapa smua mudah hilang kesabaran
Kenapa smua mudah diprovokasikan
Ada kulit hitam, ada kulit putih
Ada rambut panjang, ada juga rambut keriting
Ada mata besar, ada mata sipit
Ada orang kaya ada juga orang miskin
Dalam hati, gua hanya bisa berteriak, “gua adalah orang Indonesia dan Indonesia ada dalam darah gua.”

sumber:  http://sosbud.kompasiana.com/2010/09/11/emang-kenapa-kalo-gua-cina-loe-keberatan/

Read more...

Tulisan Tentang Manusia dan Cinta Kasih

Panorama pantai Cilincing di sore hari terasa indah. Hembusan angin yang sepoi-sepoi melenakan siapa saja. Matahari tampak malu-malu bergulir di bibir cakrawala lalu meluncur anggun mencium permukaan laut. Detik berganti menit dan menit terus berjalan, perlahan-lahan laut mulai menghitam. Perlahan namun pasti bola matahari itu terbenam. Ruas cahaya terakhir yang dipancarkannya membiaskan sapuan jingga ke langit. Menciptakan panorama yang memancing desah kagum bagi siapa saja yang melihatnya.
Tidak jauh dari bibir pantai Cilincing, ada sebuah Pura. Sebuah pura megah yang berdiri dan menjadi saksi bisu kemesraan yang setiap hari dilukiskan oleh laut dan matahari. Nikita membenamkan tubuhnya dalam pelukan mesra kekasihnya. Dewantara hanya membelai mesra rambut hitam Nikita yang diterpa angin.
Dalam naungan cuaca yang mulai meredup. Ketika kegelapan yang samar mulai menyapa, mereka semakin mesra.
“Seperti matahari dalam pelukan laut,” bisik Nikita terharu. “Kita tak akan saling melepaskan meski apa pun yang terjadi.”
Dewantara menggenggam erat tangan Nikita. Seakan ingin menyimpan dan mengabadikannya dalam relung hatinya yang paling dalam. Detik berikutnya, Dewantara memandang wajah kekasihnya dengan penuh kasih sayang. Meski kegelapan mulai menyapa namun itu tak mampu melenyapkan pancaran keindahan wajah Nikita. Rambutnya yang tergerai bebas melewati bahu, kusut dibelai angin senja, menebarkan keharuman yang menggoda. Sementara desah nafasnya yang hangat, aroma tubuhnya yang semerbak, membuatnya tak pernah bosan walaupun mereka selalu bergelimang dalam madu kasih.
Nikita tidak ingin kehilangan Dewantara. Kalau boleh memilih, dia ingin berada disamping  Dewantara untuk selama-lamanya.
Namun dorongan gelombang cinta yang demikian besar, memaksanya meraih pilihan lain. Karena dia sadar, cinta selalu memberi. Bukan meminta. Menuntut. Menguasai.
“Akan ada seorang gadis yang akan datang menggantikanku, sayang,” bisiknya lembut di antara desau angin yang menerpa.
“Aku berjanji akan mengirimkannya untukmu. Untuk mendampingimu. Mencintaimu. Seorang gadis yang sepertiku bahkan lebih. Yang disediakan Tuhan untukmu.”
“Tidak,” Dewantara menggelengkan kepalanya sambil menggigit bibirnya menahan tangis.
“Tidak ada seorang pun yang dapat menggantikan tempatmu di hatiku.”
Dewantara menaruh seraut wajah Nikita di antara kedua belah tangannya. Seolah-olah dia menimang sebentuk piala berlian yang sangat berharga.
“Dia akan terbit seperti matahari esok pagi,” gumam Nikita halus. “Setelah malam yang gelap, dia akan merekah di bibir cakrawala. Begitu kamu melihatnya, kamu tahu aku yang mengirimkannya untukmu.”
Dari kejauhan, anak-anak jalanan yang memakai baju bertuliskan HORE (house of revival)  lagi lesehan di pantai bernyanyi sambil bermain gitar. Senandung lagu lembut yang mampu menggetarkan hati Dewantara.
September settles softly
leaves are starting to fall,
and I recall
the last time you were here,
your laughter a melody that lingers still

There’s a hole in my heart so i’ll carry it
whereever i go, like a treasure that travels
with me down every road,
There’s this lonely loss so deep, Kinda
bitter kinda sweet, there a hole in my
in the shape of you

Time steals so swiftly
as children having children of their own,
and around life’s merry-go round goes
and there you are wanting what you can not hold

There’s a hole in my heart and i carry it
wherever i go, like a treasure that travels
with me down every road,
There’s this lonely loss so deep, Kinda
bitter kinda sweet, there a hole in my
in the shape of you

Even though my heart aches theres a smile
on my face cause just like a window to heaven,
theres a light shining through this hole in my heart

Theres a hole in my heart,
Theres a hole in my heart,
Theres a hole in my heart,
But its in the shape of you

( Shape Of You - Jewel)

………………….
Dewantara terbangun dari tidurnya. Ia mengatur nafasnya. Mimpinya seolah-olah nyata. Sudah 12 malam berturut-turut dia memimpikan Nikita kekasihnya yang telah meninggalkannya karena kecelakaan. Dewantara bangkit dan meraih gunting kuku yang sudah dipersiapkannya untuk diberikan tepat ULTAH Nikita yang ke tujuh belas. Gunting kuku manis yang sengaja dipesannya. Gunting kuku yang bertuliskan namanya dan Nikita. Kenangan yang akan selalu tersimpan dihatinya adalah saat-saat dimana Nikita memotong kukunya yang panjang.
Tiba-tiba blackberry barunya berbunyi. Ada pesan yang masuk. Di raihnya BB yang tergeletak tidak jauh dari tangannya. Dengan mata yang berat  dibacanya sebuah pesan dari Admin @Dewa_Klasik
“Cinta baru sempurna jika terasa menyayat, seperti segumpal tanah liat yang akan baru tampil indah setelah dipahat. Cinta menjadi abadi jika tak terjangkau. Ibarat bumi selalu mengitari matahari. Karena tak mampu meraihnya, selamanya menjadi bayangan yang tak terengkuh….
Ditinggalkan jauh lebih menyakitkan daripada diputuskan. Namun lebih menyakitkan lagi ketika kita tidak mengerti bahwa terkadang Tuhan izinkan kita kehilangan seseorang untuk kebaikan kita sendiri….. Kehilangan akan membuat kita merasa rapuh tapi disisi lain kehilangan bisa membuat kita tegar.
Tetapi sesuatu yang hilang belum tentu meninggalkan kekosongan, karena jejak-jejak yang ditinggalkannya tak pernah benar-benar hilang. Maka, mari belajar untuk mencintai kehilangan itu, karena ia adalah bagian alamiah dari hidup.
Kehilangan membuat banyak pelajaran dan pengalaman baru buat kita.  Kita dapat menerima dengan baik proses itu, menerima diri kita sendiri. Kata orang bijak, manusia tak memiliki apa-apa kecuali pengalaman hidup.
Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan ketika kita kehilangan. Kemenangan hidup bukan berhasil mendapat banyak, tetapi ada pada kemampuan menikmati apa yang didapat tanpa menguasai. Pelajaran dari beberapa kehilangan, bahwa dalam setiap kehilangan ada pembelajaran yang membuat jiwa makin dewasa. Atau mungkin menjadi sebuah proses lepasnya sebuah ego dalam diri.
Di saat kehilangan, kita jadi meringkuk seperti bayi yang tak punya kuasa. Menyadari bahwa sekuat apapun jiwa dan diri, setiap hidup tak pernah lepas dari kehilangan. Bahwa cerita di dunia ini bukan hanya celoteh kita, tapi ada celoteh lain yang harus didengarkan, dipenuhi dan dijalankan. Tak lain demi harmonisasi.
Dewantara memejamkan matanya. Air matanya jatuh tak tertahan. Kini dia menyadari kehilangan bukan segala-galanya.

Sumber:  http://muda.kompasiana.com/2011/02/26/arti-sebuah-kehilangan/

Read more...

Manusia dan Harapan

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mari dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa peasn-pesan kebapa ahli warisnya. harapan tersebut tergantung pada tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan, misalnya Rafiq mengharapan nilai a ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pernah hadir kuliah. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi.


B. APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN

Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap Lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Doronngan Kodrat Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Kodrat juga terdapat pada binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawa dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama dengan manusia lain. Dengan Kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan. Dorongan kebutuhan hidup Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam keebutuhan hidup. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Dengan adanya dorongan kodrat atau dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Kelangsungan hidup (survival) untuk melangsungkan hidupnya manusia membutuhkan sandang pangan dan papan. setiap bayi begitu lahir di bumi menangis, ia telah mengharapkan diberi makan/minum. Sandang, semula hanya berupa perlindungan/keamanan, untuk melindungi dirinya dari cuaca. Papan yang dimaksud adalah tempat tinggal atau rumah. Untuk mencukupi kebutuhan pangan, sandang dan papan itu, maka manusia sejak kecil telah mulai belajar. Keamanan seriap orang membutuhkan keamanan. Bila seorang telah menginjak dewasa, sehingga sudah saatnya Hak dan Kewajiban mencuntai dan dicintai Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Bila seorang telah menginjak dewasa, maka ia merasa sudah dewasa, sehingga sudah saatnya mempunyai harapan untuk dicintai dan mencintai. Status Setiap manusia membutuhkan status.


C. KEPERCAYAAN

Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Dengan contoh berbagai kalimat yang sering kita dengan dalam ucapan sehari-hari itu, maka jelaslah kepada kita, bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran Ada jenis pengetahuan yang dimiliki seseorang, bukan karena merupakan hasil penyelidikan sendiri, melainkan diterima dari orang lain. Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberitahukan oleh Tuhan atau tidak langsung kepada manusia. Dalam hal beragama tiap-tiap orang wajib menerima dan menghormati kepercayaan orang yang beragama itu. Kebenaran Kebenaran iatau benar amat penting bagi manusia. Dakam tingkah laku, ucaoan, perbuatan manusia selalu berhati-hati agar mereka tidak menyimpang dari kebenaran. Dalam agama Budha ada ajaran yang dinamakan "jalan utama delapan ruang". Tujuan ajaran itu agar pemeluknya tidak mengalami duka, kegelisahaanm dan ketidakpastian. Ajaran kebenaran itu juuga kita temui dalam agama-agama lain. jelaslah bagi kita, bahwa kebenaran atau benar merupakan kunci kebahagiaan manusia.


D. BERBAGAI KEPERCAYAAN DAN USAHA MENINGKATKANNYA

Dasar kepercayaan adalah kebenaran, Sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan dibedakan atas: 1. kepercayaan pada diri sendiri 2. kepercayaan kepada orang lain 3. kepercayaan kepada pemerintah 4. Kepercayaan kepada Tuhan

Read more...

Tulisan tentang konsep ilmu budaya dasar dalam kesusastraan

Konsep Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusastraan
Pada artikel ini saya akan menjabarkan tentang kaitan dari konsepsi budaya dasar dalam kesusastraan.
Ilmu budaya dasar atau bahasa luarnya di sebut basic humanities. kata humanities awalnya berasal dari negara inggris yang berarti dalam bahasa indonesia adalah sastra. kata humanities berasal dari bahasa latin yang artinya adalah berbudaya dan halus.

Sastra dalam arti khususnya itu biasa kita gunakan dalam kebudayaan adalah ekspresi dan isi hati dari perasaan manusia yang diungkapkan dalam bentuk pandangan cerdas yang dituangkan dalam bentuk sesuatu hal yang mencerminkan sebuah keindahan, Secara morfologis, kesusastraan dibentuk dari dua kata, yaitu su dan sastra dengan mendapat imbuhan ke- dan -an. Kata su berarti baik atau bagus, sastra berarti tulisan. Secara harfiah, kesusastraan dapat diartikan sebagai tulisan yang baik atau bagus, baik dari segi bahasa, bentuk, maupun isinya.

Ada tiga hal yang berkaitan dengan pengertian sastra, yaitu ilmu sastra, teori sastra, dan karya sastra.
1 Ilmu sastra adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki secara ilmiah berdasarkan metode tertentu mengenai segala hal yang berhubungan dengan seni sastra. Ilmu sastra sebagai salah satu aspek kegiatan sastra meliputi hal-hal berikut.
2     Teori sastra, yaitu cabang ilmu sastra yang mempelajari tentang asas-asas, hukum-hukum, prinsip dasar sastra, seperti struktur, sifat-sifat, jenis-jenis, serta sistem sastra
3.  Seni sastra adalah proses kreatif menciptakan karya seni dengan bahasa yang baik, seperti puisi, cerpen/novel, atau drama.
Karya sastra pada dasarnya adalah sebagai alat komunikasi antara sastrawan dan masyarakat pembacanya. Karya sastra selalu berisi pemikiran, gagasan, kisahan, dan amanat yang dikomunikasikan kepada pembaca. Untuk menangkap ini, pembaca harus mampu mengapresiasikannya. Pengetahuan tentang pengertian sastra belum lengkap bila belum tahu manfaatnya. Horatius mengatakan bahwa manfaat sastra itu berguna dan menyenangkan. Secara lebih jelas dapat dijelaskan sebagai berikut.
1. Karya sastra dapat membawa pembaca terhibur melalui berbagai kisahan yang  disajikan pengarang mengenai kehidupan yang ditampilkan. Pembaca akan memperoleh pengalaman batin dari berbagai tafsiran terhadap kisah yang disajikan.
2. Karya sastra dapat memperkaya jiwa/emosi pembacanya melalui pengalaman hidup para tokoh dalam karya.
3. Karya sastra dapat memperkaya pengetahuan intelektual pembaca dari gagasan, pemikiran,cita-cita, serta kehidupan masyarakat yang digambarkan dalam karya.
4. Karya sastra mengandung unsur pendidikan. Di dalam karya sastra terdapat nilai-nilai tradisi budaya bangsa dari generasi ke generasi. Karya sastra dapat digunakan untuk menjadi sarana penyampaian ajaran-ajaran yang bermanfaat bagi pembacanya.
5. Karya sastra dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan atau penelitian tentang keadaan sosial budaya masyarakat yang digambarkan dalam karya sastra tersebut dalam waktu tertentu.
Menurut Koentjaraningrat sebagaimana dikutip Abdul Chaer dan Leonie dalam bukunya Sosiolinguistik bahwa bahasa bagian dari kebudayaan. Jadi, hubungan antara bahasa dan kebudayaan merupakan hubungan yang subordinatif, di mana bahasa berada dibawah lingkup kebudayaan.10 Namun pendapat lain ada yang mengatakan bahwa bahasa dan kebudayaan mempunyai hubungan yang koordinatif, yakni hubungan yang sederajat, yang kedudukannya sama tinggi.
Masinambouw menyebutkan bahwa bahasa dan kebudayaan merupakan dua sistem yang melekat pada manusia. Kalau kebudayaan itu adalah sistem yang mengatur interaksi manusia di dalam masyarakat, maka kebahasaan adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai sarana berlangsungnya interaksi itu.
Masalah sastra dan seni sangat erat hubungannya dengan ilmu budaya dasar, karena materi-materi yang diulas oleh ilmu budaya dasar ada yang berkaitan dengan sastra dan seni.Budaya Indonesia sanagat menunjukkan adanya sastra dan seni didalamnya. Latar belakang IBD dalam konteks budaya, negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan masalah sebagai berikut :
1.      Kenyataan bahwa bangsa indonesia berdiri atas suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yg tercemin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yg biasanya tidak lepas dari ikatan2 primordial, kesukaan, dan kedaerahan .
2.      Proses pembangunan yg sedang berlangsung dan terus menerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya .
3.      Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan mausia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yg telah diciptakannya .
*IBD Yang Di Suguhkan Dengan Prosa
Istilah prosa banyak padanannya kadang-kadang disebut naratif fiction, prose fictic, atau hanya fiction saja dalam bahasa Indonesia istilah tadi sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal yang dipakai pada roman, novel dan cerita pendek
Prosa adalah karya sastra yang disusun dalam bentuk cerita secara bebas, yang tidak terikat rima dan irama.
Jenis-jenis Prosa : Prosa lama dan prosa baru.
  Prosa lama meliputi
1. Dongeng-dongeng
2. Hikayat
3. Sejarah
4. Epos
5. Cerita pelipur lara
  Prosa baru meliputi
1. Cerita pendek
2. Roman/ novel
3. Biografi
4. Kisah
5. Otobiografi

Read more...

Manusia dan Kegelisahan

Manusia dan Kegelisahan

Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa kwatir tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situai tertentu. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekwatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi
dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena pa yang diinginkan tidak tercapai. Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan (obyektif), kecemasan neorotik dan kecemasan moril.
·       Kecemasan obyektif adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam utnuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadia takut kalau ia berada dekat dengan benda-benda tertentu dalam keadaan tertentu dari lingkungan.
·       Kecemasan neorotis timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah Menurut Sigmund Freud kecemasan ini dibagi tiga macam yakni; kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan, bentuk ketakutan yang irasional (phobia) dan rasa takut lain karena gugup, gagap dan sebaganya.
·       Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam=macam emosi atnra lain: iri, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang. Semua itu merupakan sebagian dari pernyataan individu secara keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat. Sikap seperti itu sering membuat orang merasa kwatir, cemas, takut gelisah dan putus asa.
Bila dikaji sebab-sebab orang gelisah adalah karena hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari dalam maupun dari luar. Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama dimulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala
kesulitan dapat kita atasi.
Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata terasing berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pegaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama, orang pernah mengalami hidup dalam keterasingan sudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain. Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan ialah perilakunya yang tidak
dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat, atau kekurangan yang aa pada diri seseorang, sehingga ia tida dapat atau sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.
Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia. Lama rasa sepi itu bergangung pada mental orang dan kasus penyebabnya. Bermacam sebab terjadinya kesepian, frustasi dapat mengakibatkan kesepian. Jadi kesepian itu akibat dari keterasingan. Keterasingan akibat sikap sombong, angkuh, kaku, keras kepala, sehingga dijauhi teman-teman sepergaulannya.
Ketidakpastian
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Ketidak pastian artinya keadaan yang pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas itu semua adalah akibat pikirannya tidak konsentrasi. Ketidak konsentrasian disebabkan oleh berbagai sebab, yang jelas pikirannya kacau. Beberapa sebab orang tak dapat berpikir dengan tidak pasti ialah :
1. obsesi
2. phobia
3. kompulasi
4. hysteria
5. delusi
6. halusinasi
7. keadaan emosi
Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung pada mental si penderita. Andaikata penyebabnya sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka jalan yang paling baik bagi penderita diajak pergi sendiri ke psikolog.

Read more...

Manusia dan Tanggung Jawab

Pengertian Tanggungjawab
Tanggungjawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggungjawab adalah kewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawaban dan menanggung akibatnya.
Tanggungjawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggungjawab juga juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Seseorang mau bertanggungjawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggungjawab itu karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Tanggungjawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggungjawab.
Apabila ia tidak mau bertanggungjawab, maka akan ada pihal lain yang
memaksa tanggungjawab itu. Dengan demikian tanggungjawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain. Dari sisi pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu, dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik.
Dari sisi pihak lain, apabila si pembuat tidak mau bertanggungjawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara masyarakat. Apabila dikaji, tanggungjawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi sebagai akibat dari pebuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian pada pihak lain. Kewajiban atau beban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain dengan keseimbangan, keserasian keselarasan antara sesama manusia, antara manusia dan lingkungan, antara manusia dan Tuhan selalu
dipelihara dengan baik. Tanggungjawab itu cirri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggungjawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya.
Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaan bertanggungjawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan takwa terhadap Tuhan.
Macam-macam Tanggungjawab :
1.      Tanggungjawab terhadap diri sendiri
2.      Tanggungjawab terhadap Keluarga
3.      Tanggungjawab terhadap masyarakat
4.      Tanggungjawab terhadap bangsa / Negara
5.      Tanggungjawab terhadap Tuhan
Pengabdian dan Pengorbanan
Wujud tanggungjawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pegorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta kasih sayang, norma, atau satu ikatan dari semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggungjaab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencapai kebutuhan, hal itu berarti mengabdi keapada keluarga. Manusia tidak ada dengan sendirinya, tetapi merupakan mahluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia wajib mengabdi kepada Tuhan.
Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada uhan, dan merupakan perwujudan tanggungjawab kepad Tuhan. Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarati pemberian untuk menyatakan kebaktian.
Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung keikhalasan yangtidak menganadung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesame kawan sulit dikatakan pengabdian karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya, tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepaa sesame teman. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran dan perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan sja diperlukan.
Pengabdian lebih banyak menunjuk pada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk pada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.

Read more...

Manusia dan Pandangan Hidup

Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit yang menyangkut dua orang atau benda.

Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terhadap proposi tersebut berarti ketidakadilan.

Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

Sikap – sikap yang harus dipupuk guna mewujudkan keadilan antara lain :
•Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan,
•Sikap adil terhadap sesama,
•Sikap suka memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan,
•Sikap suka bekerja keras, dan
•Sikap menghargai karya orang lain.

Berbagai Macam Keadilan
-Keadilan Legal atau keadilan Moral
-Keadilan Distributif
-Keadilan Komutatif

Kejujuran

Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Sikap jujur perlu dipelajari oleh setiap orang, sebab kejujuran mewujudkan keadilan, sedang keadilan menuntut kemulian abadi, jujur memberikan keberanian dan ketentraman hati, agama dengan sempurna, apabila lidahnya tidak suci.

Kecurangan

Pengertian kecurangan adalah Apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nurani.
Tujuan seseorang melakukan kecurangn adalah memperoleh segala sesuatu hal yang diinginkan tapi dilakukan dengan cara yang sah.

Faktor – Faktor yang menyebabkan seseorang berlaku curang antara lain :
•Faktor Ekonomi,
•Faktor Kebudayaan,
•Faktor Peradaban, dan
•Faktor Teknologi

Pemulihan Nama Baik

Pengertian pemulihan nama baik adalah nama yang tak tercela. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan nama baik atau tidak baik itu adalah tingkah laku atau perbuatannya. Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya, bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan akhlak.

Pembalasan

Pembalasan adalah reaksi atas perbuatan orang lain yang dilakukan kepada kita yang kita ungkapkan baik secara positif maupun negative. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan , pergaulan yang bersabahat mendapat balasan yang bersahabat, sebaliknya, pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula.

Manusia tidak akan lepas dan sangat membutuhkan keadilan dalam kehidupannya,karena manusia memiliki Hak Asasi Manusia yang merupakan suatu kodrati yang dimiliki seseorang sejak ia dilahirkan,salah satunya adalah hak untuk mendapatkan suatu keadilan.

Dengan terciptanya keadilan di kehidupan ini,pastinya akan tercipta suatu keadaan yang tentram,aman dan indah karena setiap individu akan merasakan rasa "adil" dalam dirinya.

Read more...

Manusia dan Penderitaan

Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit yang menyangkut dua orang atau benda.

Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terhadap proposi tersebut berarti ketidakadilan.

Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

Sikap – sikap yang harus dipupuk guna mewujudkan keadilan antara lain :
•Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan,
•Sikap adil terhadap sesama,
•Sikap suka memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan,
•Sikap suka bekerja keras, dan
•Sikap menghargai karya orang lain.

Berbagai Macam Keadilan
-Keadilan Legal atau keadilan Moral
-Keadilan Distributif
-Keadilan Komutatif

Kejujuran

Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Sikap jujur perlu dipelajari oleh setiap orang, sebab kejujuran mewujudkan keadilan, sedang keadilan menuntut kemulian abadi, jujur memberikan keberanian dan ketentraman hati, agama dengan sempurna, apabila lidahnya tidak suci.

Kecurangan

Pengertian kecurangan adalah Apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nurani.
Tujuan seseorang melakukan kecurangn adalah memperoleh segala sesuatu hal yang diinginkan tapi dilakukan dengan cara yang sah.

Faktor – Faktor yang menyebabkan seseorang berlaku curang antara lain :
•Faktor Ekonomi,
•Faktor Kebudayaan,
•Faktor Peradaban, dan
•Faktor Teknologi

Pemulihan Nama Baik

Pengertian pemulihan nama baik adalah nama yang tak tercela. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan nama baik atau tidak baik itu adalah tingkah laku atau perbuatannya. Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya, bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan akhlak.

Pembalasan

Pembalasan adalah reaksi atas perbuatan orang lain yang dilakukan kepada kita yang kita ungkapkan baik secara positif maupun negative. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan , pergaulan yang bersabahat mendapat balasan yang bersahabat, sebaliknya, pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula.

Manusia tidak akan lepas dan sangat membutuhkan keadilan dalam kehidupannya,karena manusia memiliki Hak Asasi Manusia yang merupakan suatu kodrati yang dimiliki seseorang sejak ia dilahirkan,salah satunya adalah hak untuk mendapatkan suatu keadilan.

Dengan terciptanya keadilan di kehidupan ini,pastinya akan tercipta suatu keadaan yang tentram,aman dan indah karena setiap individu akan merasakan rasa "adil" dalam dirinya.

Read more...

Manusia dan Keadilan

Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit yang menyangkut dua orang atau benda.

Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terhadap proposi tersebut berarti ketidakadilan.

Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

Sikap – sikap yang harus dipupuk guna mewujudkan keadilan antara lain :
•Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan,
•Sikap adil terhadap sesama,
•Sikap suka memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan,
•Sikap suka bekerja keras, dan
•Sikap menghargai karya orang lain.

Berbagai Macam Keadilan
-Keadilan Legal atau keadilan Moral
-Keadilan Distributif
-Keadilan Komutatif

Kejujuran

Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Sikap jujur perlu dipelajari oleh setiap orang, sebab kejujuran mewujudkan keadilan, sedang keadilan menuntut kemulian abadi, jujur memberikan keberanian dan ketentraman hati, agama dengan sempurna, apabila lidahnya tidak suci.

Kecurangan

Pengertian kecurangan adalah Apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nurani.
Tujuan seseorang melakukan kecurangn adalah memperoleh segala sesuatu hal yang diinginkan tapi dilakukan dengan cara yang sah.

Faktor – Faktor yang menyebabkan seseorang berlaku curang antara lain :
•Faktor Ekonomi,
•Faktor Kebudayaan,
•Faktor Peradaban, dan
•Faktor Teknologi

Pemulihan Nama Baik

Pengertian pemulihan nama baik adalah nama yang tak tercela. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan nama baik atau tidak baik itu adalah tingkah laku atau perbuatannya. Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya, bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan akhlak.

Pembalasan

Pembalasan adalah reaksi atas perbuatan orang lain yang dilakukan kepada kita yang kita ungkapkan baik secara positif maupun negative. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan , pergaulan yang bersabahat mendapat balasan yang bersahabat, sebaliknya, pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula.

Manusia tidak akan lepas dan sangat membutuhkan keadilan dalam kehidupannya,karena manusia memiliki Hak Asasi Manusia yang merupakan suatu kodrati yang dimiliki seseorang sejak ia dilahirkan,salah satunya adalah hak untuk mendapatkan suatu keadilan.

Dengan terciptanya keadilan di kehidupan ini,pastinya akan tercipta suatu keadaan yang tentram,aman dan indah karena setiap individu akan merasakan rasa "adil" dalam dirinya.

Read more...

Manusia dan Keindahan

Manusia sebagai makhluk yang sempurna dibandingkan makhluk hidup lainnya,memiliki perasaan yang sangat peka.Hal itu bisa dibuktikan dengan adanya rasa cinta dan kasih yang dimiliki manusia. Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.Antara cinta dan kasih sangat erat hubungannya karena kasih memperkuat arti cinta.

Menurut Dr.Sarlito.W.Sarwono dikatakan bahwa cinta memiliki 3 unsur yaitu keterikatan,keintiman,dan kemesraan.
>Keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia,tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dia.
>Keintiman adalah adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dan dia sudah tidak ada jarak lagi.
>Kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai atau dibelai,rasa kangen jika jauh atau lama tidak bertemu,adanya ungkapan-ungkapan yang mengungkapkan rasa sayang.

Cinta sangat berbeda dengan nafsu.Perbedaan cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
1.Cinta bersifat manusiawi
2.Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
3.Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.
Cinta dapat dirasakan oleh setiap individu kepada seseorang yang membuat dirinya jatuh cinta.Sebagaai manusia yang memiliki rasa cinta hendaknya kita mengetahui syarat untuk mewujudkan cinta kasih.
Cinta kepada sesama adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam Menurut Erich Fromm, ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
1. Knowledge (pengenalan)
2. Responsibilty (tanggung jawab)
3. Care (perhatian)
4. Respect (saling menghormati)
Knowledge(pengenalan)adalah hal yang sangat penting dalam mewujudkan cinta kasih,karena kita dapat mengetahui apa saja yang seharusnya kita ketahui dari orang yang kita cintai.Sesudah adanya pengenalan dan kita merasakan cinta,lalu diperlukan responsibilty(tanggung jawab)akan perasaan tersebut misalnya dengan menjaga kesetiaan cinta kasih tersebut.Lalu setelah itu diperlukannya care(perhatian) dan respect (saling menghormati) untuk menunjang rasa cinta kasih tersebut.


Antara lain mereka membedakan cinta terhadap sesama manusia dan yang terkait dengannya menjadi:
1. Cinta terhadap keluarga
2. Cinta terhadap teman-teman, atau philia
3. Cinta yang romantis atau juga disebut asmara
4. Cinta yang hanya merupakan hawa nafsu atau cinta eros
5. Cinta sesama atau juga disebut kasih sayang atau agape
6. Cinta dirinya sendiri, yang disebut narsisme
7. Cinta akan sebuah konsep tertentu
8. Cinta akan negaranya atau patriotisme
9. Cinta akan bangsa atau nasionalisme

Cinta memiliki berbagai bentuk.Bentuk-bentuk cinta yang dirasakan oleh setiap manusia adalah sebagai berikut :
1.Cinta Persaudaraan, diwujudkan manusia dalam tingkah atau perbuatannya. Cinta persaudraan tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA.
2.Cinta Keibuan, kasih sayang yang bersumber pada cinta seorang ibu terhadap anaknya.
3.Cinta Erotis, kasih sayang yang bersumber dai cinta erotis (birahi) merupakan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesunguhnya. Namun, bila orang yang melakukan hubungan erotis tanpa disadari rasa cinta, di dalamnya sama sekali tidak mungkin timbul rasa kasih sayang.
4.Cinta Diri Sendiri, yaitu bersumber dai diri sendiri. CInta diri sendiri bernilai positif jika mengandung makna bahwa seseorang dapat mengurus dirinya dalam kebutuhan jasmani dan rohani.
5.Cinta Terhadap Tuhan,,yaitu cinta teradap Tuhan Yang Maha Esa yang menciptakan dunia dan segala isinya.

Kasih Sayang
Kasih sayang adalah suatu perasaan sayang,cinta atau suka kepada seseorang.Dalam kasih sayang diperlukan tanggung jawab,kejujuran,saling percaya,saling pengertian,saling terbuka satu sama lain.Kasih sayang merupakan pertumbuhan dari cinta.Dalam artian jika kita mencintai seseorang timbullah rasa kasih sayang dari dalam diri seseorang.

Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti perasaan simpati yang akrab.Kemesraan dapat berwujud dari kata kata maupun tingkah laku pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara.Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam.

Pemujaan
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya menurut ajaran agamanya masing-masing. Pemujaan diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual.Misalnya dengan beribadah dan menjalankan segala ajaran agamanya masing-masing.



Belas kasihan
Belas kasihan adalah perasaan welas asih atau kepedulian yang muncul akibat penderitaan orang lain.Dalam cinta kepada sesame diberi istilah belas kasihan,karena cinta disini bukan dilihat dari fisik atau materi melainkan dari penderitaannya.Kita perlu mempunyai rasa belas kasihan untuk membantu orang orang yang sudah sepatutnya diberi perhatian yang lebih karena penderitaannya.

Jadi,manusia sebagai makhluk yang memiliki pikiran dan perasaan,sangat erat kaitannya dengan cinta kasih.Manusia tidak dapat lepas dari cinta kasih.Karena setiap manusia sangat membutuhkan cinta kasih baik kepada Tuhan,keluarga,teman,dan orang yang dikasihinya.


Read more...

Manusia dan Cinta Kasih

Manusia sebagai makhluk yang sempurna dibandingkan makhluk hidup lainnya,memiliki perasaan yang sangat peka.Hal itu bisa dibuktikan dengan adanya rasa cinta dan kasih yang dimiliki manusia. Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.Antara cinta dan kasih sangat erat hubungannya karena kasih memperkuat arti cinta.

Menurut Dr.Sarlito.W.Sarwono dikatakan bahwa cinta memiliki 3 unsur yaitu keterikatan,keintiman,dan kemesraan.
>Keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia,tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dia.
>Keintiman adalah adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dan dia sudah tidak ada jarak lagi.
>Kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai atau dibelai,rasa kangen jika jauh atau lama tidak bertemu,adanya ungkapan-ungkapan yang mengungkapkan rasa sayang.

Cinta sangat berbeda dengan nafsu.Perbedaan cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
1.Cinta bersifat manusiawi
2.Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
3.Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.
Cinta dapat dirasakan oleh setiap individu kepada seseorang yang membuat dirinya jatuh cinta.Sebagaai manusia yang memiliki rasa cinta hendaknya kita mengetahui syarat untuk mewujudkan cinta kasih.
Cinta kepada sesama adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam Menurut Erich Fromm, ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
1. Knowledge (pengenalan)
2. Responsibilty (tanggung jawab)
3. Care (perhatian)
4. Respect (saling menghormati)
Knowledge(pengenalan)adalah hal yang sangat penting dalam mewujudkan cinta kasih,karena kita dapat mengetahui apa saja yang seharusnya kita ketahui dari orang yang kita cintai.Sesudah adanya pengenalan dan kita merasakan cinta,lalu diperlukan responsibilty(tanggung jawab)akan perasaan tersebut misalnya dengan menjaga kesetiaan cinta kasih tersebut.Lalu setelah itu diperlukannya care(perhatian) dan respect (saling menghormati) untuk menunjang rasa cinta kasih tersebut.


Antara lain mereka membedakan cinta terhadap sesama manusia dan yang terkait dengannya menjadi:
1. Cinta terhadap keluarga
2. Cinta terhadap teman-teman, atau philia
3. Cinta yang romantis atau juga disebut asmara
4. Cinta yang hanya merupakan hawa nafsu atau cinta eros
5. Cinta sesama atau juga disebut kasih sayang atau agape
6. Cinta dirinya sendiri, yang disebut narsisme
7. Cinta akan sebuah konsep tertentu
8. Cinta akan negaranya atau patriotisme
9. Cinta akan bangsa atau nasionalisme

Cinta memiliki berbagai bentuk.Bentuk-bentuk cinta yang dirasakan oleh setiap manusia adalah sebagai berikut :
1.Cinta Persaudaraan, diwujudkan manusia dalam tingkah atau perbuatannya. Cinta persaudraan tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA.
2.Cinta Keibuan, kasih sayang yang bersumber pada cinta seorang ibu terhadap anaknya.
3.Cinta Erotis, kasih sayang yang bersumber dai cinta erotis (birahi) merupakan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesunguhnya. Namun, bila orang yang melakukan hubungan erotis tanpa disadari rasa cinta, di dalamnya sama sekali tidak mungkin timbul rasa kasih sayang.
4.Cinta Diri Sendiri, yaitu bersumber dai diri sendiri. CInta diri sendiri bernilai positif jika mengandung makna bahwa seseorang dapat mengurus dirinya dalam kebutuhan jasmani dan rohani.
5.Cinta Terhadap Tuhan,,yaitu cinta teradap Tuhan Yang Maha Esa yang menciptakan dunia dan segala isinya.

Kasih Sayang
Kasih sayang adalah suatu perasaan sayang,cinta atau suka kepada seseorang.Dalam kasih sayang diperlukan tanggung jawab,kejujuran,saling percaya,saling pengertian,saling terbuka satu sama lain.Kasih sayang merupakan pertumbuhan dari cinta.Dalam artian jika kita mencintai seseorang timbullah rasa kasih sayang dari dalam diri seseorang.

Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti perasaan simpati yang akrab.Kemesraan dapat berwujud dari kata kata maupun tingkah laku pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara.Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam.

Pemujaan
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya menurut ajaran agamanya masing-masing. Pemujaan diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual.Misalnya dengan beribadah dan menjalankan segala ajaran agamanya masing-masing.



Belas kasihan
Belas kasihan adalah perasaan welas asih atau kepedulian yang muncul akibat penderitaan orang lain.Dalam cinta kepada sesame diberi istilah belas kasihan,karena cinta disini bukan dilihat dari fisik atau materi melainkan dari penderitaannya.Kita perlu mempunyai rasa belas kasihan untuk membantu orang orang yang sudah sepatutnya diberi perhatian yang lebih karena penderitaannya.

Jadi,manusia sebagai makhluk yang memiliki pikiran dan perasaan,sangat erat kaitannya dengan cinta kasih.Manusia tidak dapat lepas dari cinta kasih.Karena setiap manusia sangat membutuhkan cinta kasih baik kepada Tuhan,keluarga,teman,dan orang yang dikasihinya.


Read more...

Konsep ilmu budaya dalam Kesusastraan

Sastra  merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti “teks yang mengandung instruksi” atau “pedoman”, dari kata dasar śās- yang berarti “instruksi” atau “ajaran”. Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada “kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
 
Sastra dalam arti khusus yang kita gunakan dalam konteks kebudayaan, adalah ekspresi gagasan dan perasaan manusia. Jadi, pengertian sastra sebagai hasil budaya dapat diartikan sebagai bentuk upaya manusia untuk mengungkapkan gagasannya melalui bahasa yang lahir dari perasaan dan pemikirannya. Secara morfologis, kesusastraan dibentuk dari dua kata, yaitu su dan sastra dengan mendapat imbuhan ke- dan -an. Kata su berarti baik atau bagus, sastra berarti tulisan. Secara harfiah, kesusastraan dapat diartikan sebagai tulisan yang baik atau bagus, baik dari segi bahasa, bentuk, maupun isinya.
Ada tiga hal yang berkaitan dengan pengertian sastra, yaitu ilmu sastra, teori sastra, dan karya sastra.
Ø Ilmu sastra adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki secara ilmiah berdasarkan metode tertentu mengenai segala hal yang berhubungan dengan seni sastra. Ilmu sastra sebagai salah satu aspek kegiatan sastra meliputi hal-hal berikut.
· Teori sastra, yaitu cabang ilmu sastra yang mempelajari tentang asas-asas, hukum-hukum, prinsip dasar sastra, seperti struktur, sifat-sifat, jenis-jenis, serta sistem sastra.
· Sejarah sastra, yaitu ilmu yang mempelajari sastra sejak timbulnya hingga perkembangan yang terbaru.
· Kritik sastra, yaitu ilmu yang mempelajari karya sastra dengan memberikan pertimbangan dan penilaian terhadap karya sastra. Kritik sastra dikenal juga dengan nama telaah sastra.
· Filologi, yaitu cabang ilmu sastra yang meneliti segi kebudayaan untuk mengenal tata nilai, sikap hidup, dan semacamnya dari masyarakat yang memiliki karya sastra.
Biasanya kesusastraan dibagi menurut daerah geografis atau bahasa.
Jadi, yang termasuk dalam kategori Sastra adalah:
Novel
Cerita/cerpen (tertulis/lisan)
Syair
Pantun
Sandiwara/drama
Lukisan/kaligrafi
hubungan IBD dengan sastra:
pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Dalam usahanya untuk memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Sementara itu filsafat, yang juga mempergunakan bahasa, adalah abstraksi.
Ilmu budaya dasar (IBD) adalah sebagai bagian dari MKDU. IBD tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian, akan tetapi sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya.Sastra disini digunakan sebagai alat untuk membahas masalah-masalah kemanusiaan yang dapat membantu mahasiswa untuk menjadi lebih humanus.
Prosa adalah Prosa adalah bentuk paling khas dari bahasa , menerapkan biasa struktur tata bahasa dan aliran alami pidato daripada struktur ritmis (seperti dalam tradisional puisi ). Prosa berbanding terbalik dengan puisi. Meskipun ada perdebatan kritis pada pembangunan prosa, kesederhanaan dan struktur longgar didefinisikan telah menyebabkan adopsi untuk sebagian besar dialog yang diucapkan, wacana faktual serta tulisan topikal dan fiksi. Hal ini umum digunakan, misalnya, dalam literatur , koran , majalah , ensiklopedi , penyiaran , Film , sejarah , filsafat , hukum dan bentuk-bentuk lain dari komunikasi.
C. Nilai-nilai yang terdapat di dalam prosa fiksi.
Nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra adalah :
1. Prosa fiksi memberikan kebahagian.
2. Prosa fiksi memberikan informasi
3. Prosa fiksi memberikan warisan cultural
4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Puisi adalah Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποι (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya.
Penekanan pada segi estetik suatu bahasa dan penggunaan sengaja pengulangan, meter dan rima adalah yang membedakan puisi dari prosa. Namun perbedaan ini masih diperdebatkan. Beberapa ahli modern memiliki pendekatan dengan mendefinisikan puisi tidak sebagai jenis literatur tapi sebagai perwujudan imajinasi manusia, yang menjadi sumber segala kreativitas. Selain itu puisi juga merupakan curahan isi hati seseorang yang membawa orang lain ke dalam keadaan hatinya.
Baris-baris pada puisi dapat berbentuk apa saja (melingkar, zigzag dan lain-lain). Hal tersebut merupakan salah satu cara penulis untuk menunjukkan pemikirannnya. Puisi kadang-kadang juga hanya berisi satu kata/suku kata yang terus diulang-ulang. Bagi pembaca hal tersebut mungkin membuat puisi tersebut menjadi tidak dimengerti. Tapi penulis selalu memiliki alasan untuk segala ‘keanehan’ yang diciptakannya. Tak ada yang membatasi keinginan penulis dalam menciptakan sebuah puisi. Ada beberapa perbedaan antara puisi lama dan puisi baru
Namun beberapa kasus mengenai puisi modern atau puisi cyber belakangan ini makin memprihatinkan jika ditilik dari pokok dan kaidah puisi itu sendiri yaitu ‘pemadatan kata’. kebanyakan penyair aktif sekarang baik pemula ataupun bukan lebih mementingkan gaya bahasa dan bukan pada pokok puisi tersebut.
Didalam puisi juga biasa disisipkan majas yang membuat puisi itu semakin indah. Majas tersebut juga ada bemacam, salah satunya adalah sarkasme yaitu sindiran langsung dengan kasar.
Sumber: Hilman's blog

Read more...

Followers

Footer

Dream as if you'll live forever, live as if you'll die today

  © Blog Design by Simply Fabulous Blogger Templates

Back to TOP